Kamis, 24 April 2014

Hari Kartini

Baru sempat posting....

Hari Kartini jatuh pada tgl 21 April tapi penyelenggaraan di sekolah Azka diadakan tanggal 17 April karena hari senin gurunya rapat.
Azka merengek ingin pake baju daerah Bali.
“Memang tahu baju Bali seperti apa?”
“Tahu, yang pake rambut panjang segini,”
“Tahu dari mana?”
“Di sekolah tadi aku lihat di buku.”

Kebetulan di dalam perumahan ada salon yang selain menyewakan pakaian pengantin juga beragam baju daerah untuk anak-anak. Sayang  pada tanggal 17 pemilik salon sekaligus tukang rias ada agenda menghias di tempat lain jadi tidak bisa mendandani Azka. Kalau mama yang pasang baju Bali dengan kainnya itu pasti berantakan, belum makein rambut palsunya. Jadi dengan alasan simpel dipilihkan baju kebaya.

Baju di pinjam tiga hari sebelum hari H dan setiap pulang sekolah, Azka memakai kebaya lengkap dengan selopnya untuk main kesana-kemari. Hal baru untuknya.

Saat hari H sedikit  nyesal karena memilih kebaya, kesannya terlalu biasa untuk sebuah kenang-kenangan kartinian masa kecil.


Bukan apa-apa, berpakaian seperti ini kan gak setiap waktu dan tahun depan belum tentu di sekolahnya yang baru mengadakan acara seperti ini. Azka juga nampak sedikit cemburu (saya lihat dari tatapannya dan sesekali berkata, aku ingin pake baju seperti itu) dengan pakaian teman-temannya yang rata-rata blink-blink. Maafkan mama ya sayang...


2 komentar: