Minggu, 11 Juni 2017

Resep Kue Keju

karena yang mencetak anak-anak, bentuknya
 ya suka-suka mereka. Bentuknya ga mainstream ya :)
Kue keju atau kaastengel. Tahun kedua lebaran bikin kuker sendiri, bikinnya pun nggak banyak hanya satu dua macam, selebihnya ngambil dari rumah Ibu pas mudik hahaha.

Sebenarnya tidak harus nunggu lebaran untuk bikin kuker dan lebaran tidak harus bikin kuker. Jadi kenapa lebaran saya bikin kuker? Karena pak suami dapat thr  jadi ada uang lebih buat coba-coba resep baru hehehe, alasan kedua biar terasa spesial aja. Yang penting jangan sampai mengganggu aktivitas puasa dan ibadah. 


Diniatkan juga bikinnya sebagai ibadah untuk menyenangkan hati keluarga plus jadi ajang belajar anak-anak. Segala sesuatu tergantung niat bukan? Sing penting jangan berlebihan. Tapi itu hanya pendapat saya. 

Anak-anak antusias saat diajak bikin kuker sekalian ngabuburit, jadi mereka yang membentuknya. Penampakannya bukan seperti kue keju yang biasanya berbentuk batang. Anak-anak maunya dibentuk pake cetakan bintang dan apel.

Boleh baca; Kegiatan ngabuburit favorit

Minggu, 04 Juni 2017

Soto Ayam Kuning

Soto ayam kuning, salah satu masakan Ibu yang saya sukai. Dengan tambahan kol yang diiris tipis dan bihun tapi tanpa santan.

Soto ayam kuning 
Hampir semua masakan Ibu saya suka dan karena saya terbiasa makan makanan Ibu termasuk saat kuliah (bekal maksi dari rumah biar hemat, kampus saya jauh pula dari rumah, di Jatinangor), pilih-pilih kalau jajan di kaki lima. Bukan gengsi tapi karena tidak terbiasa, jadi harus milih yang air cucian piringnya dari keran, ga terlalu gurih msg, lapnya bersih begitu juga abang penjualnya. Banyak amat ya katagorinya hahaha. Jadi awal-awal nikah sempat Pak suami keki karena istrinya ini tidak suka diajak makan di kaki lima jika tidak memenuhi syarat di atas. Karena cucian piring pedagang kaki lima biasanya dari ember, saya nolak makan kecuali dibungkus, repot amat ya. Ya lebih baik mahal dikitlah jajan di ruko atau kios karena cucian piringnya dari keran.

Senin, 29 Mei 2017

Soto Bandung

Soto, salah satu kuliner khas Indonesia. Beberapa daerah punya resep soto berbeda. Soto makasar, soto bandung, soto kuning bogor, soto ayam, soto madura dst.

Dan dari setiap daerah yang memiliki resep soto pasti berbeda cita rasanya. Contohnya seperti soto bandung ini, khas dengan kuahnya yang bening, lobak dan kacang kedelai goreng. Tapi karena saya tidak suka kacang kedelai saya tidak memakainya.

Oh ya lobak itu rasanya agak pahit dan berbau langu, nah untuk menghilangkan bau langu dan rasa pahitnya, rebus lobak secara terpisah (setelah diiris tipi), buang airnya, bilas baru masukkan ke dalam kuah soto yang sudah matang. 

Soto Bandung

Senin, 03 April 2017

Ikan Bumbu Pecak

Ada yang pernah dengar bumbu pecak? Saya baru tahu resep ini setelah pindah ke Tangsel. Kalau teman-teman ke BSD dan  lewat jalan puspitek nanti teman-teman akan masuk jalan Pahlawan Seribu, nah di jalan ini berderet aneka kuliner, termasuk bebek Kaliyo yang ngehits dan Sop Janda. Ada salah satu rumah makan khas Betawi di sana, di depannya terpampang spanduk Ikan Gabus Pucung dan Pecak Gurame. Karena penasaran seperti apa sih kuliner betawi kami mampir ke sini tapi tidak pesan ikan pecak melainkan ikan gabus pucung. Tuntas rasa penasaran saya dan sepakat dengan pak suami, lidah kami kurang cocok dengan olahan Ikan Gabus Pucung betawi hahahah.

Ikan kakap bumbu pecak
Lalu siapa sangka akhirnya kini kami tinggal di sebuah daerah yang walaupun secara administratif masuk wilayah kabupaten Bogor dan secara wilayah deket ke Tangerang Selatan, namun secara kultur budaya Betawi banget dari sebutan Encang, Encing, Nyak, Babeh dan Loe Gw yang pasih. Termasuk kulinernya tentu dan yang paling digemari adalah bumbu pecak. Bumbu pecak ini serbagunan lho jika di restoran Betawi hanya disajikan dengan ikan goreng,  pada masyarakat Betawi bumbu ini bisa juga dinikmati dengan tempe goreng, tahu goreng bahkan jengkol goreng. Yang suka jengkol mana suaranya? Hahaha. Saya dan Pak Suami bukan penggemar jengkol tapi penggemar petai, sama-sama baunya hehehe.

Jumat, 24 Maret 2017

Getuk Keju

getuk keju 
Getuk salah satu jajanan pasar yang saya sukai. Terbuat dari singkong kukus yang dihaluskan, diberi pewarna, dibentuk kotak kotak lalu di atasnya ditaburi gula dan parut kelapa. Kalau di Bandung disebutnya getuk lindri. Selain di pasar ada pedagang keliling bersepeda yang menjajakan. Di kampung tempat tinggal saya di sini pun ada penjual keliling getuk tapi sepertinya kurang laris. Ya, anak-anak sekarang lebih suka jajan kerupuk dan chiki di banding jajanan tradisional. Kedua si kecil saya tidak terlalu suka kerupuk dna chiki tapi kurang suka juga jajanan tradisional. 

Jadilah beberapa waktu lalu sekalian ikutan resep kondang (dan ternyata kalah hahaha) saya membuat getuk, biar nambah lezat dipakein keju oles pada campurannya, dimakan dengan toping skm dan stroberi. Menampakkan fotonya menggiurkan kan? Seperti bukan getuk ya hahaha. Biar sedikit kekinian. 

Karena saya tinggal di kampung yang masih banyak kebunnya (kebun tetangga maksudnya) termasuk kebun singkong, jadi warung sebeah menjual singkong fresh hasil mencabut dari kebunnya dengan harga murah. Singkongnya pun pulen. Pulen itu istilah sunda artinya semacam enak. 

Berikut resepnya 
1/2 kg singkong kukus
7-8 sdm SKM
3 sdm keju oles atau keju parut
Bahan toping; skm, keju parut dan stroberi.

Cara membuat 
Haluskan singkong kukus selagi hangat tambahkan skm, dan keju, aduk campur. Lalu bentuk sesuai selera dan hiasi dengan toping agar menarik untuk si kecil.

Senin, 13 Maret 2017

Bolu Pisang

bolu pisang pake cetakan muffin :)

Dipostingan sebelumnya saya share resep Muffin pisang. Kali ini mencoba versi bolunya. Apa bedanya? Kalau bolu bikinnya diaduk pake mixer jadi mengembang dan takarannya beda. Versi muffin atau bolu, sama-sama enak. Tapi tekstur bolu lebih lembut walaupun tidak memakai baking powder, karena dimixer sampai mengembang.

Jumat, 25 November 2016

Killer Soft Bread

Akhirnya nyobain resep yang sempat kekinian di IG, ini kali kedua praktik, pertama kali nyoba ga sempat difoto, langsung tandas. Hari itu memang diniatin nyoba resep si killer soft bread  sekalian buat teman makan bubur kacang hijau. Sejak resep dan foto roti ini wara-wiri di IG sebenarnya udah pengen praktik tapi berhubung ragi instan yang logo halalnya belum dapat ya di tahan-tahan. cari ragi instan berlogo halal gampang-gampang susah karena di minimarket jarang jual, di toko bahan kue pun harus toko bahan kue komplit . Oh ya merk raginya mauripan. saya dapat beli di IG, jadi ada akun yang jual khusus bahan kue halal, nama akunnya @nellycarnelian,    bukan endorse ya teman, hanya info jika kesulitan mencari bahan kue halal.

Seperti namanya roti ini memang empuk dan lembut tapi jika masih hangat, seiring waktu kelebutannya berkurang, jadi agar tetap empuk, saya simpan di wadah kedap udara semacam tupperware gitu.

lembut dan empuk


by Victoria Bakes
Bahan
260 g tepung terigu protein tinggi (tepung cakra)
30 g gula pasir
3 g ragi instan
1 butir telur ditambah susu cair hangat hingga berat 160-180 g
30 g margarin
sejumput garam
Untuk olesan kuning telur ditambah 1 sdm susu cair

Cara membuat
campur terigu, gula dan ragi, aduk . Lalu masukkan telur, uleni (saya tidak menggunakan tangan tapi spatula dari kayu belajar dari percobaan pertama yang langsung pake tangan, sangat lengket). Setelah kalis tambahkan margarin dan uleni sampai kalis, dibagian ini baru saya pakai tangan.

bagi adonan masing-masing dengan berat 30-50 g (kalau saya dikira-kira asal ukuran sama besar), isi bagian dalam roti sesua selera. Proping selama 30-45 menit – adonan mengembang hingga dua kali lipat. olesi dengan olesan bagian atas adonan. Panggang hingga matang (saya pakai oven manual jadi panasnya di kira-kira hehehe).

Sabtu, 12 November 2016

Martabak Unyil

Saya pernah memposting resep Martabak Teplon Nyarang. Kali ini martabak unyil dengan loyang yang saya gunakan loyang martabak seperti di abang-abang penjual martabak. Sebenarnya bisa memakai resep yang sama, saya sudah coba membuat martabak unyil dengan resep martabak teplon nyarang, hasilnya sama. Tapi kali ini saya mencoba resep berbeda. Bedanya ada pada penambahan zat pengembangnya, dulu saya memakai baking powder dan ragi. Kali ini baking powder dan baking soda.



Hasilnya sama-sama nyarang dan enak. Bedanya, kalau memakai ragi sarangnya lebih tebal, menurut saya. Berikut resepnya;

Senin, 07 November 2016

Sate Bandeng

Kuliner khas daerah pantai tidak jauh – jauh dari olahan laut seperti; kepiting, udang beragam ikan, kerang dan cumi. Untuk olahannya pun setiap daerah pantai punya kekhasan tersendiri.

Kali ini saya mau cerita salah satu oleh-oleh dari daerah pantai Serang-Cilegon yaitu  Sate Bandeng. Walaupun diberi nama sate Bandeng yang terkesan diolah seperti sate, yaitu potongan daging diberi penusuk lalu dibakar setelah/sebelum dibumbui, olahan sate bandeng  tidak sesederhana itu.

Setelah buka-buka cookpad, begini kurang lebih cara sate bandeng dibuat; daging  ikan bandeng dipisahkan dari kulitnya dengan cara ikan dibanting-banting agar lentur dan terpisah antara daging, duri dan kulit, setelah itu Tarik daging ikan dari kulitnya (pada bagian ini saya gagal paham – gimana caranya?)   Setelah daging ikan terpisah dari kulitnya, buang  duri. Daging ikan dihaluskan diberi bumbu seperti bawang merah, bawang putih, merica, gula, garam dan rempah-rempah lalu dimasak dengan santan dengan cara dikukus. Setelah isi ikan matang, masukkan ke dalam kulit ikan Bandeng, tusuk dengan kayu lalu dibakar.

Buat yang belum pernah melihat atau merasakan seperti apa sate bandeng pasti penasaran…iya kan? 

Jadi buat teman-teman jika berwisata ke pantai sekitar Serang-Cilegon seperti Pantai Anyer, saya rekomendasikan untuk mencicipi Sate Bandeng. Sate Bandeng umumnya produk rumahan (ukm) masyarakat sekitar pantai. 

sate bandeng
Sate bandeng Ibu Ratu Toety, dijual di toko Trisada dan Malioboro yang terletak di Royal kota Serang. Tersedia dua varian rasa yaitu original dan pedas. Sate bandeng karena kemasannya di vakum bisa tahan hingga lima hari di kulkas, jika sudah dibuka tahan 3 hari. Harganya 35 ribu. 





Selasa, 01 November 2016

Muffin Labu Kuning


Labu kuning itu sudah dasarnya enak dibikin kue lebih enak. Lembut dan legit. Cocok juga nih buat mpasi si kecil dengan catatan tidak memakai gula atau diganti susu, margarin di ganti butter non salt. 
Udah lama pengen mencoba membuat muffin dari labu kuning tapi kalau bukan bulan Ramadhan, susah susah gampang cari labu di pasar. Beruntung pas kemarin lewat pasar abis nganter makan siang Kaka ke sekolah, ada Labu di salah satu lapak sayur.

Oh ya labu kuning ini kaya nilai gizinya tak heran sering direkomendasi sebagai bahan utama puree untuk MP-ASI.  Apa saja sih kandungan gizinya? Yuk lanjut baca, sumbernya saya dapat dari majalah AyahBunda.

Selasa, 25 Oktober 2016

Prol Tape Keju





Bedanya Peuyeum Bandung

.....
peuyeum bandung kamashur
pangaosna teu luhur
kusadaya kagaleuh 
sepuh jeung murangkalih
mangga cobian bilih panasaran
peuyeum ti Bandung
.....

Kutipan lagu Peuyeum Bandung by Nining Meida.  Anak muda jaman sekarang, suka ga ya lagu-lagu pop sunda? Atau malah tidak kenal. Btw,  seperti judulnya ini mau ngobrolin oleh-oleh dari Bandung yang ngehits, peuyeum. Kalau di Bandung disebut peuyeum orang luar Bandung bilang tape. 

Ke Bandung tidak nyicipin peuyeumnya rugi lho kecuali teman memang tidak suka peuyeum. Kenapa rugi? Karena rasanya enak.  ‘Beda’nya peuyeum Bandung dan peuyeum lain baru saya sadari setelah jadi perantauan. Walaupun di Bogor dan Tangsel  banyak  peuyeum beda rasanya sama peuyeum bandung. Eit bukan hanya rasanya juga penampakan dan teksturnya. Kalau peuyeum yang saya lihat di pasar atau dijajakan abang-abang di sini, penampakannya kekuningan dan terlihat lembek. Kalau peuyeum Pasar Simpang Dago yang biasa saya beli, pada peuyeumnya terlihat warna putih dari ragi, warna peuyeumnya (dalamnya) juga tidak terlalu kuning. Teksturnya padat, rasanya asam manis, tidak giung.

Rabu, 12 Oktober 2016

Saus Daging dan Saus Keju, Dua Resep Serba Guna

Selain suka tidak ada ide membuat camilan untuk anak-anak di rumah atau bekal sekolah, saya juga suka merasa rempong karena beberapa camilan yang disukai anak-anak ribet membuatnya. Harus rebus ini dulu, masak ini dulu, baru campur-campur dan dimasak.

saus daging dan saus keju 

Sampai saat stalking ke IG nya teh Ayudiah Respatih (duh foodphotonya gak nahan), nemu resep saus daging dan saus keju, satu kali praktik dan berhasil, langsung ketagihan. Selain rasanya enak, kedua resep bisa jadi stok untuk membuat beragam pasta dan camilan lain. Saus daging dan saus keju ini untuk membuat macaroni chotel, spagetti, atau pizza. Saus dagingnya bisa juga untuk membuat bitterballen atau kroket kentang.


Awalnya saya membuat saus keju ini plek tumplek sesuai resep, kini setiap membuat saus keju   tanpa tambahan merica, pala dan oregano jadi bisa dipake olesan roti, saus singkong Thailand atau olesan martabak. Merica, pala dan oregano saya tambahkan saat membaut pasta.

Rabu, 05 Oktober 2016

Singkong Thailand



Bulan ramadhan kemarin  foto plus resep singkong Thailand atau Thailand Cassava ini wara-wiri di IG. Pucuk dicinta, suatu malam Pak suami bawa singkong Thailand ini dari kantornya. Jadi ceritanya ada bukber di kantornya, saat Pak suami mau pulang dan melihat cateringnya lagi beres-beres, nampak singkong thailand masih banyak. Langsunglah tanpa malu-malu (tapi malu-maluin) Pak suami minta mba catering bungkusin dikit, “Buat istri saya di rumah, Mba.” Begitu cerita Pak suami. Duh jadi terharu…

Senin, 19 September 2016

Bitterbalen



Bitterbalen
Baru kerasa asiknya coba-coba resep baru setelah satu dekade nikah hahaha. Jadi Ibu memang merubah banyak hal, yang dulu anti dapur, mulai deh coba-coba masak terlebih tidak biasa makan makanan warteg selalu makan masakan rumah (masakan mamah saya). Dengan alasan biar hemat dan bergizi mamah saya memang selalu masak, hanya sesekali beli. Menunya biasa dan standar tapi rasanya untuk lidah saya enak.

Sekarang setelah saya jadi mahmud (ngaku-ngaku mahmud ;p), setelah full jadi irt, salah satu cara saya mengisi waktu adalah nyoba resep baru plus moto, kalau moto itu efek keracunan para seleb food photography di IG heuheu. Buat apa belajar moto? Ya, mengisi waktu daripada nonton tv. Sebenarnya pengen nonton tv tapi tiap kali nyalain tv pasti disabotase anak-anak (padahal jatah mereka nonton sudah habis).

Selasa, 06 September 2016

Roti Pisang Banjar


Punya akun instagram?

Kalau blogger mah harus punya atuh ya, eh ga harus sih kalau ngeblognya ga buat ikutan kontes atau lomba-lomba. Karena saya ngeblog plus-plus, plus mencari keberuntungan di lomba dan dapat review, punya instagram jadi harus karena kadang ditanya apa dan berapa followernya. Yuk teman saling follow akun IG saya @t_rinasusanti heheheh.

Ngomongin akun instagram, IG siapa sih yang suka teman-teman kepoin? Akun IG nya artis? Publik figure? Kalau saya mah paling males stalking akun artis karena takut nambah kepo mau tahu gosipnya wkwkwk untunglah di rumah puasa nonton tv jadi tidak tahu gosip-gosip terbaru kalau pun akhirnya tahu (gara-gara baca timeline FB) saya nahan diri tidak ngintip akun IG nya dan biasanya memang tidak kepikiran tuh stalking akun artis karena kepincut akun-akun food fotography yang fotonya kece badai yaitu @ayudiahrespatih @anitajoyo dan @sefafirdaus, selain fotonya kece ada resepnya juga. Nah Roti Pisang Banjar yang saya praktikkan ini, saya dapat dari IG nya mba Anitajoyo, penampakannya memang seperti kue lumpur karena pake cetakan lumpur tapi tekstur dan rasanya beda donk ya

mirip kue lumpur


Kamis, 25 Agustus 2016

Banana Muffin

Salah satu keuntungan tinggal di kampung yang banyak kebonnya (kebon tetangga maksudnya hahaha). Tetangga panen pisang, kebagian pisang. Tetangga panen singkong, dapat singkong bagus dengan harga murah tanpa menawar. Tetangga panen nangka, siapa sangka kebagian juga. Nangkanya tebel-tebel dan manis pula. Udah lebih dari seminggu pisang di rumah tidak habis-habis. Sudah bosan dibikin pisang keju, dikukus anak-anak tidak suka, digoreng- Mamanya sedang menghindari banyak makan gorengan. Akhirnya dibikin cake dan muffin. Jadi ini praktik bikin banana muffin yang ketiga kalinya, sebelumnya pernah bikin cake tapi kata pak suami kurang enak, enak yang versi muffin. Ya wes di bikin muffin aja, kebetulan juga Adik suka.




Resepnya saya dapat dari IG nya majalah Parenting Indonesia yang sudah saya save sejak lama. Resep aslinya Choco Banana Muffin tapi berhubung pake coklat rasanya jadi terlalu manis (sebelumnya pernah saya praktikkan resep aslinya), saya skip coklatnya diganti potongan nangka untuk atasnya. Ehm, wangi nangkanya maksnyusss….


Selasa, 05 Juli 2016

Puding Roti Apel

Puding roti lagi? Gara-gara pulang kantor pak suami beliin roti tawar yang ukurannya lebih besar dari biasanya. Baru di lihat sudah kebayang bakalan bersisa karena bulan puasa, kalau sudah buka mana ingat roti. Jadilah setelah berhari-hari nganggur dikulkas dibikin puding roti, kebetulan saya punya buku resep yang isinya khusus puding roti, banyak variasinya.



Jadi dicobalah puding roti apel karena kebetulan dikulkas ada stok apel. Dasar bahan dan cara membuat puding roti mirip-mirip jadi biasanya kalau saya bikin takaran di kira-kira, disesuaikan dengan jumlah lembaran roti. Dioven atau dikukus membuat puding rotinya tergantung mood, kalau lagi males ngeluarin oven dikukus tapi puding roti apel ini saya panggang di oven sesuai resep.

Bahan

Selasa, 28 Juni 2016

Baso Tahu Udang Wortel

Biar tidak merasa bosan makan itu-itu saja sekaligus mamanya bereksperimen, saya mencoba membuat baso tahu dari udang. Resepnya saya dapat dari blognya Bunda Didi, berkali-kali di coba akhirnya berhasil memodifikasi menjadi lebih mudah di buatnya, takarannya pake sendok dan bumbunya dikira-kira hahaha, intinya koreksi rasa aja ya sebelum di kukus.




Bahan
1/4 kg Udang segar, kupas dan buang kepalanya, cuci bersih. Kulitnya bisa jadi kuah rebusan 
2 siung bawang putih, kupas cincang 
2 sdm tepung kanji 
1 buah wortel, iris kotak kecil
1 tangkai daun bawang, iris tipis 
1 tangkai seledri, iris tipis 
10 buah tahu putih , belah dua jadi segitiga

Pelengkap ;
Kuah sambal kacang, saya pake sambal kacang yang siap pakai, tinggal diseduh air dan diberi irisan cabe rawit. Bisa juga saus atau sambal botolan.
Pelengkap lain telur rebus, kentang rebus dan pare.


Cara Membuat
Cincang udang dengan pisau, masukkan ke dalam penghalus bumbu bersama bawang putih cincang, wortel, daun bawang dan seledri. Haluskan selama kurang lebih 10 menit.
Masukkan adonan yang sudah halus ke mangkuk tambahkan tepung sagu, garam dan merica. Aduk rata. koreksi rasa. Penambahan penyedap rasa, optional, jika suka gurih bisa di tambahkan. Tapi udang sendiri sudah memberi rasa gurih.

Adonan siap dicetak. Belah bagian tengah tahu, keluarkan tahu sedikit hingga terbentuk lubang, isi dengan adonan. Lakukan sampai selesai. Tahu sisa yang tadi dikeluarkan untuk membuat lubang bisa disatukan ke dalam adonan udang jadi tidak terbuang. Jika adonan sisa dan tahu abis.Bulat-bulat adonan jadi deh siomay udang.

Panaskan dandang, beri alas tutup dandang dengan lap agar uap air terserap. Jika dandang sudah panas masukkan baso tahu dan kukus selama kurang lebih 30 menit.


Minggu, 19 Juni 2016

Puding Roti Keju Kurma

Makanan bersisa saat ramadhan? Kalau saya iya walaupun tidak banyak.  Roti tawar dan teman-temannya termasuk camilan yang harus selalu ada di rumah karena  si bungsu suka sekali roti tawar yang dioles mentega dan meses. Mama, Abi dan kaka suka juga tapi jarang,  karena puasa roti satu pak tidak habis dalam waktu 3 hari, nah sebelum expired diolah jadi camilan lain, apalagi kalau bukan puding roti. Cara membuatnya praktis dan rasanya, menurut saya lebih lezat dari roti oles.



Bahan
6 lembar roti tawar tanpa kulit pinggiran
250 ml susu UHT (bisa di ganti santan)
4 sdm gula putih - jika suka manis bisa di tambah gulanya
2 butir telur
1/2 sdt garam
Mentega untuk olesan di pinggan
Keju parut secukupnya
Kurma, buang bijinya, iris-iris dagingnya

Cara membuat
Roti di sobek-sobek, sisihkan.
Kocok dengan whisk gula dan  telur  sampai gula larut lalu masukkan susu, kocok sampai tercampur.
Masukkan roti, aduk. Lalu masukkan ke dalam pinggan tahan panas yang telah diolesi mentega. Kukus kurleb 30 menit. Di resep aslinya di panggang karena saya malas mengeluarkan otang dan melapnya (udah lama ga di pake jadi berdebu), jadilah di kukus. 


Jumat, 03 Juni 2016

Gulai Kepala Kakap



Perdana masak gulai kepala kakap dan berhasil!  Indikasi berhasilnya, Pak suami bilang gulainya enak hehehe. Soal makanan, Pak suami selalu jujur,  tidak pernah bilang enak hanya untuk menyenangkan hati saya.  Tapi walaupun terus terang bilang tidak enak, kurang pas bumbunya dsb, Pak suami tetap makan hanya tidak lahap.

Resepnya saya intip di cookpad, pilih-pilih (karena ada puluha resep gulai kepala kakap) ...cari yang paling mudah dengan bahan (rempah) yang umum ada di tukang sayur .