Selasa, 06 September 2016

Roti Pisang Banjar


Punya akun instagram?

Kalau blogger mah harus punya atuh ya, eh ga harus sih kalau ngeblognya ga buat ikutan kontes atau lomba-lomba. Karena saya ngeblog plus-plus, plus mencari keberuntungan di lomba dan dapat review, punya instagram jadi harus karena kadang ditanya apa dan berapa followernya. Yuk teman saling follow akun IG saya @t_rinasusanti heheheh.

Ngomongin akun instagram, IG siapa sih yang suka teman-teman kepoin? Akun IG nya artis? Publik figure? Kalau saya mah paling males stalking akun artis karena takut nambah kepo mau tahu gosipnya wkwkwk untunglah di rumah puasa nonton tv jadi tidak tahu gosip-gosip terbaru kalau pun akhirnya tahu (gara-gara baca timeline FB) saya nahan diri tidak ngintip akun IG nya dan biasanya memang tidak kepikiran tuh stalking akun artis karena kepincut akun-akun food fotography yang fotonya kece badai yaitu @ayudiahrespatih @anitajoyo dan @sefafirdaus, selain fotonya kece ada resepnya juga. Nah Roti Pisang Banjar yang saya praktikkan ini, saya dapat dari IG nya mba Anitajoyo, penampakannya memang seperti kue lumpur karena pake cetakan lumpur tapi tekstur dan rasanya beda donk ya

mirip kue lumpur


Kamis, 25 Agustus 2016

Banana Muffin

Salah satu keuntungan tinggal di kampung yang banyak kebonnya (kebon tetangga maksudnya hahaha). Tetangga panen pisang, kebagian pisang. Tetangga panen singkong, dapat singkong bagus dengan harga murah tanpa menawar. Tetangga panen nangka, siapa sangka kebagian juga. Nangkanya tebel-tebel dan manis pula. Udah lebih dari seminggu pisang di rumah tidak habis-habis. Sudah bosan dibikin pisang keju, dikukus anak-anak tidak suka, digoreng- Mamanya sedang menghindari banyak makan gorengan. Akhirnya dibikin cake dan muffin. Jadi ini praktik bikin banana muffin yang ketiga kalinya, sebelumnya pernah bikin cake tapi kata pak suami kurang enak, enak yang versi muffin. Ya wes di bikin muffin aja, kebetulan juga Adik suka.




Resepnya saya dapat dari IG nya majalah Parenting Indonesia yang sudah saya save sejak lama. Resep aslinya Choco Banana Muffin tapi berhubung pake coklat rasanya jadi terlalu manis (sebelumnya pernah saya praktikkan resep aslinya), saya skip coklatnya diganti potongan nangka untuk atasnya. Ehm, wangi nangkanya maksnyusss….


Selasa, 05 Juli 2016

Puding Roti Apel

Puding roti lagi? Gara-gara pulang kantor pak suami beliin roti tawar yang ukurannya lebih besar dari biasanya. Baru di lihat sudah kebayang bakalan bersisa karena bulan puasa, kalau sudah buka mana ingat roti. Jadilah setelah berhari-hari nganggur dikulkas dibikin puding roti, kebetulan saya punya buku resep yang isinya khusus puding roti, banyak variasinya.



Jadi dicobalah puding roti apel karena kebetulan dikulkas ada stok apel. Dasar bahan dan cara membuat puding roti mirip-mirip jadi biasanya kalau saya bikin takaran di kira-kira, disesuaikan dengan jumlah lembaran roti. Dioven atau dikukus membuat puding rotinya tergantung mood, kalau lagi males ngeluarin oven dikukus tapi puding roti apel ini saya panggang di oven sesuai resep.

Bahan

Selasa, 28 Juni 2016

Baso Tahu Udang Wortel

Biar tidak merasa bosan makan itu-itu saja sekaligus mamanya bereksperimen, saya mencoba membuat baso tahu dari udang. Resepnya saya dapat dari blognya Bunda Didi, berkali-kali di coba akhirnya berhasil memodifikasi menjadi lebih mudah di buatnya, takarannya pake sendok dan bumbunya dikira-kira hahaha, intinya koreksi rasa aja ya sebelum di kukus.




Bahan
1/4 kg Udang segar, kupas dan buang kepalanya, cuci bersih. Kulitnya bisa jadi kuah rebusan 
2 siung bawang putih, kupas cincang 
2 sdm tepung kanji 
1 buah wortel, iris kotak kecil
1 tangkai daun bawang, iris tipis 
1 tangkai seledri, iris tipis 
10 buah tahu putih , belah dua jadi segitiga

Pelengkap ;
Kuah sambal kacang, saya pake sambal kacang yang siap pakai, tinggal diseduh air dan diberi irisan cabe rawit. Bisa juga saus atau sambal botolan.
Pelengkap lain telur rebus, kentang rebus dan pare.


Cara Membuat
Cincang udang dengan pisau, masukkan ke dalam penghalus bumbu bersama bawang putih cincang, wortel, daun bawang dan seledri. Haluskan selama kurang lebih 10 menit.
Masukkan adonan yang sudah halus ke mangkuk tambahkan tepung sagu, garam dan merica. Aduk rata. koreksi rasa. Penambahan penyedap rasa, optional, jika suka gurih bisa di tambahkan. Tapi udang sendiri sudah memberi rasa gurih.

Adonan siap dicetak. Belah bagian tengah tahu, keluarkan tahu sedikit hingga terbentuk lubang, isi dengan adonan. Lakukan sampai selesai. Tahu sisa yang tadi dikeluarkan untuk membuat lubang bisa disatukan ke dalam adonan udang jadi tidak terbuang. Jika adonan sisa dan tahu abis.Bulat-bulat adonan jadi deh siomay udang.

Panaskan dandang, beri alas tutup dandang dengan lap agar uap air terserap. Jika dandang sudah panas masukkan baso tahu dan kukus selama kurang lebih 30 menit.


Minggu, 19 Juni 2016

Puding Roti Keju Kurma

Makanan bersisa saat ramadhan? Kalau saya iya walaupun tidak banyak.  Roti tawar dan teman-temannya termasuk camilan yang harus selalu ada di rumah karena  si bungsu suka sekali roti tawar yang dioles mentega dan meses. Mama, Abi dan kaka suka juga tapi jarang,  karena puasa roti satu pak tidak habis dalam waktu 3 hari, nah sebelum expired diolah jadi camilan lain, apalagi kalau bukan puding roti. Cara membuatnya praktis dan rasanya, menurut saya lebih lezat dari roti oles.



Bahan
6 lembar roti tawar tanpa kulit pinggiran
250 ml susu UHT (bisa di ganti santan)
4 sdm gula putih - jika suka manis bisa di tambah gulanya
2 butir telur
1/2 sdt garam
Mentega untuk olesan di pinggan
Keju parut secukupnya
Kurma, buang bijinya, iris-iris dagingnya

Cara membuat
Roti di sobek-sobek, sisihkan.
Kocok dengan whisk gula dan  telur  sampai gula larut lalu masukkan susu, kocok sampai tercampur.
Masukkan roti, aduk. Lalu masukkan ke dalam pinggan tahan panas yang telah diolesi mentega. Kukus kurleb 30 menit. Di resep aslinya di panggang karena saya malas mengeluarkan otang dan melapnya (udah lama ga di pake jadi berdebu), jadilah di kukus. 


Jumat, 03 Juni 2016

Gulai Kepala Kakap



Perdana masak gulai kepala kakap dan berhasil!  Indikasi berhasilnya, Pak suami bilang gulainya enak hehehe. Soal makanan, Pak suami selalu jujur,  tidak pernah bilang enak hanya untuk menyenangkan hati saya.  Tapi walaupun terus terang bilang tidak enak, kurang pas bumbunya dsb, Pak suami tetap makan hanya tidak lahap.

Resepnya saya intip di cookpad, pilih-pilih (karena ada puluha resep gulai kepala kakap) ...cari yang paling mudah dengan bahan (rempah) yang umum ada di tukang sayur . 

Selasa, 10 Mei 2016

Resep, Tips dan Trik Martabak Teplon Nyarang



Ada yang suka martabak? Saya mah suka banget. Karena suka jadi pengen bisa bikin martabak, alasannya biar bisa irit hahaha.  Bisa makan martabak tak perlu nunggu gajian secara gitu ya harga martabak enak kisaran 26-40 ribu, tergantung topingnya. Harga termurah topingnya hanya kacang coklat atau kacang wijen.

Berkali-kali nyoba membuat martabak pake teplon gagal. Gagal di penampilan dan rasanya yang mirip pancake di banding martabak hahaha.

Cari resep di cookpad, dapat ratusan, pilih-pilih yang bahan dan cara bikinnya praktis dan jadilah martabak yang mirip-mirip di jual abang-abang, bersarang dan tebal.  Tapi untuk bisa bersarang dan tebal tanpa gosong perlu trik khusus karena teplon tipis, sedangkan untuk bisa bersarang perlu panas tinggi, kalau tidak diatur apinya bisa gosong.

Bahan
125 g tepung terigu
3 sdm susu bubuk
3 sdm gula pasir
¼ sdt ragi instan (fernipan)
½ sdt baking powder
180 ml air
2 sdm mentega cair
1 telur
Teplon ukuran diameter 10 cm 

Cara membuat
Campur tepung terigu, gula, susu bubuk, ¼ sdt ragi, ¼ baking powder (1/4 lagi di tambahkan nanti. Aduk, diamkan 45 menit sampai 1 jam. Tutup dengan lap.
Lalu tambahkan mentega cair dan telur, aduk. Tambahkan ¼ sdt baking powder.

Panaskan teplon yang telah diolesi mentega secara rata, setelah panasnya merata, masukkan satu sendok sayur adonan, ratakan ke bagian pinggir, agar nantinya martabaknya ada pinggiran garing.

Kecilkan api, biarkan adonan sampai berlubang-lubang (bersarang) , setelah sarangnya banyak taburi gula, tutup teplon. Sesekali cek, supaya tidak gosong. Jika perlu matikan api, teplon tetap tutup, agar martabak matang merata. Pengaturan api di sesuaikan dengan keadaan agar martabak tidak gosong tapi bersarang, tebal dan matang. 

Setelah matang, angkat olesi mentega, taburi toping sesuai selera lalu beri susu kental manis atasnya.
Penambahan gula pasir dan kental manis sesuai selera.

Adonan di atas menjadi 4  buah martabak dengan diameter 10 cm

penampakan sarangnya 


ketebalannya, abaikan gosongnya ya teman ini percobaan pertama hehehhe